Minggu, 14 April 2024

First Ride Aprilia Tuareg 660: Motor Mid-Size Adventure Sebesar Honda CRF 250 Rally!

RoadRide.id – Aprilia tampak begitu berminat memboyong lineup adventure untuk Indonesia. Setelah SR-GT 200, PT Piaggio Indonesia juga memboyong Tuareg 660 masuk ke Indonesia, dimulai pada kisaran pertengahan-akhir tahun 2022 kemarin. Motor dengan kapasitas mesin menengah membuatnya bersaing langsung dengan KTM 790 Adventure, Husqvarna Norden 901, Yamaha Tenere 700 dan Ducati Desert X yang saat ini tengah dan akan dijual via ATPM dan Importir Umum.

Penulis mendapatkan kesempatan untuk mencobanya langsung, melewati program test-ride langsung yang diadakan oleh Motoplex Sinar Inti Aprilia Jabodetabek, dengan lokasi yang relatif beragam dengan jalur perkotaan dan perkomplekan yang cukup variatif. Trek didominasi jalanan aspal, jalanan tak rata, berbatuan, dan jalanan tanah (off-road).

Lantas bagaimana rasa berkendara motor adventure yang masuk ke Indonesia secara CBU (Completely Build Up) Italia ini?

DS 71DS 75DS 77

Baca juga: Ini Spek OMODA 5 Produk Anyar dari Chery

Desain

Meski mengusung genre adventure, Tuareg 660 datang dengan desain ala motor rally. Punya postur ramping, windshield tinggi dengan panel instrumen model ‘tower’, hand-guard, serta desain jok yang lebih mirip dengan jok motor trail dual purpose. Bodinya yang ramping pun tidak memperlihatkan bobot basah motor ini yang sebenarnya mempunyai berat 204 kg, sehingga motor jadi terlihat lebih dinamis. Dimensinya tergolong ringkas, dibantu dengan penyematan mesin inline twin oleh pabrikan motor tersebut. Lampu depan terbagi menjadi tiga cluster dan lampu belakang dari motor ini sudah berteknologi LED dengan visual menyerupai Aprilia RS dan Tuono 660.

Yang menarik dari desain motor ini adalah dimensinya. Ketika disampingkan langsung dengan motor adventure dual purpose dari Honda CRF250 rally, bisa dilihat bahwa sekilas dimensi motor ini hampir mirip!

WhatsApp Image 2023 03 01 at 13.56.27 1WhatsApp Image 2023 03 01 at 13.56.27 2WhatsApp Image 2023 03 01 at 13.56.27 3WhatsApp Image 2023 03 01 at 13.56.28 2WhatsApp Image 2023 03 01 at 13.56.28WhatsApp Image 2023 03 01 at 13.56.28 1

Baca juga: Siap Kembangkan Baterai Sepeda Motor Listrik di Indonesia, Produsen Selis Gandeng Sentramitra

Fitur & Teknologi

Fitur menjadi nilai jual Aprilia Tuareg 660. Motor tersebut sudah mengusung teknologi Ride-by-Wire dengan 4 mode berkendara: Urban, Explorer, Offroad, dan Individual. Riding mode dapat diganti melalui tombol di atas tombol starter di setang sebelah kanan. Saat pengetesan di lokasi light offroad seperti ini penulis lebih memilih mode berkendara off-road. Fungsi traction control dan ABS dimatikan sepenuhnya. Alhasil output motor lebih keluar sesuai dengan permintaan penulis sebagai pengendara motor tersebut.

Setidaknya ada beberapa fitur yang diunggulkan pada Aprilia Tuareg 660 ini:

  • Instrument Panel TFT 5 Inch Automatic Light
  • Navigational display via smartphone dengan aplikasi Aprilia MIA
  • Ride-by-Wire
  • 4 Riding Mode: Urban, Explorer, Offroad, dan Individual
  • Aprilia Traction Control
  • Aprilia Cruise Control
  • Aprilia Engine Map
  • Aprilia Engine Brake
  • ABS Adjustable
  • Aprilia Quick Shifter
  • Suspensi Depan Fully Adjustable
  • Suspensi Belakang Fully Adjustable
  • Tangki bensin berkapasitas 18 liter

DS 18DS 73DS 28

Baca juga: IIMS 2023 Sukses Jadi Barometer Ajang Otomotif di Indonesia

Riding Position & Handling

Punya tinggi jok mencapai 860 mm, rider dengan postur 178 cm/84 kg motor ini terasa napak saat jok diduduki, ditambah desain jok yang ramping sehingga kedua kaki tidak mengangkang ekstra. Dengan bobot kering 187 kg (bobot basah 204 kg), tidak perlu usaha ekstra untuk mendirikan motor ini dari posisi standar sampingnya.

DS 66 DS 63 DS 23

Posisi duduk atau riding position cenderung tegak. Footstep tepat di bawah pengendara, kemudian setang model pipa yang lebar mudah untuk digapai. Posisi duduk ini cukup ideal dan membuat badan sigap ketika mengendarai motor ini di trek off-road, tanpa kehilangan kenyamanannya saat digunakan untuk riding jarak jauh. Busa jok motor ini juga relatif empuk, nyaman diduduki meskipun ramping dan tidak setebal jok motor adventure pada umumnya.

Dari sisi suspensi motor, shock depan menggunakan upside down garapan Kayaba, dengan diameter as 43 mm dengan panjang langkah 240 mm yang sudah fully adjustable. Sementara di kaki belakang, lengan ayun berbahan alumunium menjadi penyangga suspensi monoshock Kayaba yang juga memiliki travel di 240 mm. Serupa di depan, peredam belakang turut dibekali opsi pengaturan 26 klik yang bisa disesuaikan preferensi pemiliknya.

Aprilia Tuareg 660 juga menggunakan ukuran velg yang berbeda antara depan dan belakang sebagaimana motor adventure dan dual purpose pada umumnya. Di bagian depan, ban menggunakan size 21 inch dengan profil ban 90/90, sementara di belakang mengusung ukuran 18 inch dengan profil ban 150/70. Ban depan dan belakang sudah menggunakan Pirelli Scorpion Rally berjenis tubeless.

DS 58DS 59DS 97

Lanjut ke handling, meski punya ukuran relatif besar dan bobot basah mencapai 204 kg, motor terasa ringan dibawa main di trek off-road seperti di track offroad pagedangan BSD. Motor ini terasa lincah dan mudah mengubah arah sesuai dengan arahan setang, belok di tikungan sempit atau parabolik pun tidak terasa sulit. Sangat menyenangkan untuk dikendarai!

Suspensi depan dan belakang pun penulis berikan dua jempol. Peredamannya positif menyerap guncangan yang ada bahkan ketika dipacu di jalanan perkampungan yang tidak rata sekalipun. Melaju dengan kecepatan sedikit tinggi dengan kontur trek yang tak rata motor terasa sangat stabil, sehingga memberikan kepercayaan dan kenyamanan pada diri penulis ketika menjajal motor ini. Motor ini ideal untuk melibas kondisi dan kontur jalanan manapun yang ada di Indonesia.

Baca juga: Simak Kecanggihan Ban Mobil Listrik dari Goodyear

Performa Mesin

Aprilia Tuareg 660 berbagi platform jantung pacu dengan saudara-saudaranya, Aprilia RS dan Tuono 660. Secara konfigurasi dan tampilan mesin, semuanya tidak ada perbedaan. Namun untuk menyesuaikan gaya dan jenis motor, ada perbedaan dari segi output mesin. Mesin Aprilia Tuareg berkubikasi 659 cc DOHC, 4-tak, 2-silinder segaris dengan 4-katup per silinder, pendingin cairan, pendingin oli, injeksi, dengan rasio kompresi mesin 13.5 : 1, mampu menghasilkan 59 kW atau 80 Hp di 9.250 rpm dan torsi puncak menyentuh 70 Nm di 6.500 rpm.

DS 70DS 72DS 71

Jika dibandingkan, RS 660 memiliki tenaga 100 Hp dan torsi 67 Nm, sementara Tuono 660 punya tenaga 93,8 Hp dan torsi 67 Nm. Karakter output dari Aprilia Tuareg dikalibrasi oleh pabrikan tersebut agar lebih gahar di putaran mesin bawah dan torsi yang lebih besar ketimbang saudara-saudaranya.

Menilik sedikit data teknis Aprilia, ternyata oil sump nya pun di desain ulang, tidak sama dengan saudara-saudaranya. Knalpot diposisikan lebih tinggi serta filter udara juga lebih mudah diakses untuk penggantiannya.

DS 82DS 85DS 86

Impresi pertama saat memutar tuas gas, Aprilia Tuareg punya torsi yang besar diputaran bawah mesin. Setelahnya, tenaga terisi secara linear, dari putaran mesin menengah, sampai atas. Rasanya sangat menyenangkan untuk dikendarai di jalan off-road yang tentu lebih mengejar torsi. Konfigurasi mesin 2-silinder juga memberikan getaran yang minim meski kubikasi mesin hampir 660 cc.

Riding pada kecepatan yang relatif tinggi di lintasan on-road pun juga nggak kalah menyenangkannya. Windshield yang disematkan pada motor ini relatif mampu meredam downforce angin depan yang ada pada motor ini, sehingga penulis bisa menguji mesin motor ini sampai gigi 6, gigi teratasnya. Cruise control pun bisa digunakan dan mampu menjadi fitur penunjang untuk lintasan lurusan panjang yang dilewati oleh motor ini, sehingga penulis tidak perlu menahan gas dalam waktu yang cukup lama.

Hal yang tidak kalah menarik lainnya adalah distribusi panas mesin ini. Distribusi panas yang dihasilkan oleh mesin pun terbilang bersahabat. Hampir 30 menit penulis menggunakan motor ini, melewati beberapa persimpangan lampu merah, paha dan betis tak merasakan panas berlebih. Rasanya seperti menaiki motor Jepang bermesin seperempat liter saja. Sepertinya penggunaan radiator berdimensi besar pada motor ini menjadi kunci sukses menyalurkan hawa panas mesin ini.

DS 19 DS 7 DS 107

Baca juga: Begini Tampang Taksi Terbang EHang 216 AAV

Penutup

Aprilia Tuareg 660 mampu menjadi standar baru moge adventure kelas menengah di Indonesia.

Untuk kebutuhan offroad motor ini juga rasanya akan friendly use buat Anda yang masih pemula. Desain dan dimensi yang mirip dengan Honda CRF250 rally membuat impresi berkendara ini mirip dengan motor tersebut, dengan tenaga yang lebih besar 4x lipatnya!

Di jalan tak rata sangat apik untuk dikendarai, utamanya di sektor peredaman. Motor stabil melibas bebatuan, handicap beton, dan gundukan yang tak terlalu tinggi.

Aprilia Tuareg 660 dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp 656 juta OTR Jakarta dengan cashback sebesar Rp 220 juta selama program berlaku. Setelah dikalkulasi, artinya anda cukup membayar Rp 436 juta OTR untuk satu unit motor ini. Motor tersebut dirilis dengan dua varian warna, yaitu warna Indaco Tagelmust (Red White Blue Silver) dan Acid Gold. Nah, dengan banderol tersebut dan spesifikasi serta fitur yang diusung, apakah anda tertarik untuk membeli motor ini?***

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

- Advertisement -

Stay Connected

0FansSuka
201PengikutMengikuti
3,912PengikutMengikuti
21,600PelangganBerlangganan

BERITA TERBARU

POPULER