Jumat, 21 Juni 2024

Penggunaan Baterai Garam Bisa Pangkas Harga Kendaraan Listrik Secara Signifikan

RoadRide.id – Salah satu material yang terbilang mahal dari kendaraan listrik  bertenaga baterai adalah baterai lithium ion.

Sudah bukan rahasia umum jika harga baterai lithium ion masih terbilang mahal.

Jika di-breakdown seluruhnya maka harga baterai kendaraan listrik ini bisa mencapai 60 persen dari harga kendaraan itu sendiri.

Namun, tak lama lagi hal tersebut bakal teratasi jika kendaraan listrik bertenaga baterai telah menggunakan baterai garam.

Baca juga: Teknologi Ini Bikin Mobil Hyundai Ionic 5 Bisa Berjalan Menyamping seperti Kepiting

Baterai garam? Ya, baterai garam bisa jadi solusi untuk membuat produk kendaraan listrik bertenaga baterai jadi lebih murah.

Baterai garam biasa disebut sebagai baterai sodium atau baterai natrium merupakan jenis baterai isi
ulang yang menggunakan ion sodium atau na+ sebagai pembawa muatannya.

Seperti dikutip dari kanal YouTube Builder ID – Ade Bagus Kusuma, prinsip kerja dan konstruksi sel baterai garam hampir sama dengan jenis baterai lithium.

Baca juga: Ini Navya Arma, Bus Autonomous Vehicle Pertama di Indonesia yang Beroperasi di BSD

Baterai garam bisa menjadi alternatif potensial untuk teknologi baterai yang berbasis litium karena biaya garam atau sodium yang lebih rendah dan ketersediaannya yang sangat melimpah.

Penggunaan baterai garam bisa mencegah kerusakan lingkungan atau ramah lingkungan.

Baterai garam atau natrium memiliki kecenderungan bobot yang lebih besar sehingga kemungkinan lebih layak untuk sistem penyimpanan energi stasioner di mana berat dan volume tidak penting.

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

- Advertisement -

Stay Connected

0FansSuka
201PengikutMengikuti
3,912PengikutMengikuti
21,800PelangganBerlangganan

BERITA TERBARU

POPULER