Minggu, 14 April 2024

Ayo Kenali Fitur Pro Link Suspension dari Honda

RoadRide.id – Persaingan antarprodusen otomotif terbilang ketat dan sengit sehingga masing-masing pihak terus melakukan inovasi agar produknya dapat laris manis diterima pasar.

Honda, sebagai salah satu produsen otomotif raksasa, juga terus mengembangkan teknologi di sektor roda empat atau mobil maupun sepeda motor.

Salah satu teknologi mutakhir dari Honda untuk produk sepeda motor adalah Pro Link Suspension.

Seperti dilansir dari astramotor, fitur Pro Link Suspension yang dikembangkan Honda ini dapat menjamin kualitas kenyamanan para pengendara dalam berkendara khususnya ketika pengendara bertemu dengan kondisi jalan yang tidak rata.

Baca juga: Perhatikan Kondisi Ban Mobil untuk Kurangi Risiko Kecelakaan, Ini Caranya

Pro Link Suspension adalah, sistem peredaman yang lebih progresif dan fleksibel sehingga dengan fitur ini, pengendara akan terus merasa nyaman baik berkendara dalam jarak yang dekat maupun jarak yang jauh serta dalam kondisi jalan yang rata maupun bergelombang.

Selain itu, fitur pro link juga merupakan fitur yang adaptable yang di mana bisa disesuaikan tingkat kekerasan dari suspensi belakangnya sesuai dengan kenyamanan pengendara ketika berkendara.

Sistem suspensi ini juga akan mencegah motor mengalami kerusakan akibat gesekan antar bodi motor, bantalan suspense (rear cushion), serta anti-lock braking system (ABS) modulator.

Secara sederhana, cara kerja fitur Pro Link Suspension berfungsi dengan menyesuaikan kinerja bantalan pegas suspensi belakang (cushion arm) dengan connecting rod (sebagai penghubung), serta juga dengan pergerakan dari rear axle (as) yang terdapat pada velg belakang.

Baca juga: Mengenal Teknologi Honda Selectable Torque Control di Honda 160 Series

Jarak antar cushion arm dan connecting rod motor cenderung akan menyempit ketika posisi rear axle tidak menghasilkan pergerakan yang signifikan (tidak terkena guncangan), dan sebaliknya akan melebar ketika rear axle nya bergerak akibat guncangan.

Clip-on yang berbentuk seperti cincin di ujung shock-breaker itu berfungsi untuk mengatur ketinggian serta ketahanan sistem suspensi belakang motor dari guncangan.

Apabila memutar, maka dapat menghasilkan sistem pegas yang lebih keras sehingga dibutuhkan beban yang lebih berat agar suspensi pada motor dapat bekerja secara efektif.

Sangat direkomendasikan bagi pengendara yang mempunyai badan cukup gemuk, atau yang terbiasa membawa beban cukup berat ketika berkendara.

Baca juga: Ultraviolette F77, Sepeda Motor Listrik Sporty dari India

Untuk mengatur tingkat redaman yang akan dihasilkan oleh suspensi motor supaya nyaman ketika terkena guncangan, pengendara dapat menyesuaikannya dengan mengatur jarak pegas pada shockbreaker motornya.

Apabila guncangan masih terasa begitu keras maka aturlah jarak redamnya agar dapat sedikit lebih renggang, begitu juga sebaliknya.

Selain itu, dengan mengatur bagian bawah shockbreaker motor maka karakteristik motor pun terhadap guncangan akan menjadi bervariasi, tergantung bagaimana setiap pengendara mengaturnya.

Meskipun prinsipnya hampir mirip dengan komponen-komponen sebelumnya, namun pada bagian ini akhirnya juga akan berdampak langsung ke connecting rod yang nantinya akan mempengaruhi kinerja suspensi motor terhadap bagian rear axle di velg belakang. ***

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

- Advertisement -

Stay Connected

0FansSuka
201PengikutMengikuti
3,912PengikutMengikuti
21,600PelangganBerlangganan

BERITA TERBARU

POPULER