Kamis, 18 Juli 2024

Akhir Februari 2023, Jalan Tol Cisumdawu Ditargetkan Fungsional

RoadRide.id – Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Jawa Barat ditargetkan fungsional pada akhir Februari 2023.

Oleh sebab itu, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cisumdawu, terutama di Seksi 4 Cimalaka – Legok (8,2 kilometer) dan Seksi 5A dan 5B Legok – Ujung Jaya (14,9 kilometer).

Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian mengatakan, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan (11,45 kilometer) telah beroperasi sejak Januari 2022.

Dilanjutkan dengan Seksi 2 Pamulihan-Sumedang (4,8 kilometer) dan Seksi 3 Sumedang-Cimalaka (4,05 kilometer) yang telah beroperasi sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas kendaraan selama Nataru 2022/2023.

Baca juga: Indomobil Bawa Yadea Mengaspal di Indonesia

“Kita berharap setelah terhubungnya Jalan Tol Cisumdawu ini akan memberikan peran penting sebagai konektivitas pendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan membuka banyak peluang usaha baru di wilayah Jawa Barat khususnya konektivitas dari Bandung menuju ke Kertajati,” ujar Hedy belum lama ini.

Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun.

Dari keenam seksi, Seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh Pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut.

Sementara Seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol PT CKJT.

Baca juga: Kendaraan Listrik Mampu Tingkatkan Kualitas Udara

Untuk Seksi 3 Sumedang-Cimalaka (4,05 kilometer) telah beroperasi dengan kontraktor pelaksana PT. Girder Indonesia.

Untuk Seksi 4A dan 4B Cimalaka-Legok (8,2 kilometer), progres konstruksi telah mencapai 91 persen dan 94,8 persen dengan PT. Wijaya Karya serta PT. Brantas Abipraya selaku kontraktor pelaksana.

Kemudian untuk Seksi 5A dan 5B Legok-Ujung Jaya (14,9 kilometer), konstruksi dilaksanakan oleh PT. Adhi Karya dan PT Girder Indonesia dengan progres 89,6 persen dan 76 persen.

Terakhir, Seksi 6A dan 6B Ujung Jaya-Dawuan (6,065 kilometer), konstruksi jalan tol telah selesai dilaksanakan oleh PT. Girder Indonesia dan PT. Brantas Abipraya. ***

 

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

- Advertisement -

Stay Connected

0FansSuka
201PengikutMengikuti
3,912PengikutMengikuti
21,900PelangganBerlangganan

BERITA TERBARU

POPULER