Minggu, 14 April 2024

Ini Fungsi Oil Cooler dan Jenisnya

RoadRide.id – Panas pada mesin mobil perlu dikontrol dengan benar agar tidak terjadi mengalami panas berlebihan atau overheat yang dapat mengganggu kinerja mesin.

Selain menggunakan sistem pendingin radiator, oil cooler juga turut membantu mendinginkan beberapa komponen.

Sayangnya, masih banyak yang belum memahami soal fungsi oil cooler ini secara lengkap.

Umumnya, mereka mengira bahwa cukup oli mesin yang dapat menyerap panas ketika mesin bekerja.

Baca juga: Impresi Singkat Test Ride Motor Listrik Yamaha E01

Padahal oli mesin yang sudah memiliki suhu lebih panas maka tingkat kekentalan atau viskositasnya akan menurun.

Artinya oli akan menjadi lebih cair menandakan kualitas menurun dan tidak akan bekerja optimal melumasi mesin.

Namun oli yang cair tersebut akan masuk ke dalam oil cooler dan didinginkan.

Panas dari oli akan dikembalikan ke udara atau pada cairan cooler sehingga viskositasnya kembali normal.

Baca juga: Fitur Autolight with Guide Me Light dari All New Ertiga Hybrid Beri Rasa Aman dan Praktis

Usai memiliki viskositas normal, oli akan dikembalikan ke dalam mesin kembali.

Proses ini akan terus berputar ketika mesin dinyalakan dan kendaraan berjalan.

Apalagi merawatnya dengan baik, padahal jika komponen ini mengalami kerusakan, mesin akan cepat panas.

Oleh sebab, kita mesti kenali apa fungsi dari oil cooler.

Baca juga: Selain Berbahaya, Mendengar Musik Memakai Headset saat Berkendara Melanggar Hukum

Oil cooler tidak hanya terdapat pada mesin mobil tetapi juga sepeda motor.

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

- Advertisement -

Stay Connected

0FansSuka
201PengikutMengikuti
3,912PengikutMengikuti
21,600PelangganBerlangganan

BERITA TERBARU

POPULER